apabisa.com

Detik-detik Menegangkan! 13 Penumpang Kapal Rusak di Pulau Karang Beras Diselamatkan Gulkarmat

JAKARTA – Sebuah insiden menegangkan terjadi di perairan Pulau Karang Beras, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, pada Minggu (15/3/2026). Sebanyak 13 penumpang kapal KM Cahaya Pesona berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin.

Operasi penyelamatan cepat dan terkoordinasi ini dilakukan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Kronologi Penyelamatan Dramatis

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai kecelakaan kapal tersebut pada pukul 11.38 WIB. "Kami mengevakuasi 13 penumpang kapal dengan nama KM Cahaya Pesona yang dinakhodai pria bernama Edo (47) yang mengalami kerusakan," ujar Gatot di Jakarta.

Merespons laporan tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu segera mengerahkan enam personel terbaiknya bersama satu kapal Satria Biru. Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.50 WIB dan tanpa menunda langsung memulai proses evakuasi.

"Seluruh penumpang berhasil dievakuasi pukul 13.15 WIB," tambah Gatot, memastikan bahwa operasi penyelamatan berjalan lancar dan efisien.

Penyebab Kerusakan dan Kondisi Penumpang

Gatot mengungkapkan bahwa penyebab kerusakan kapal adalah kendala pada sistem gearbox. Kerusakan ini mengganggu kinerja mesin utama, mengakibatkan KM Cahaya Pesona tidak dapat beroperasi secara normal dan terombang-ambing di perairan.

Untuk mencegah risiko kerusakan yang lebih serius dan demi menjaga keselamatan operasional, kapal tersebut kemudian dievakuasi menuju lokasi yang aman. Di sana, pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut akan dilakukan.

Kabar baiknya, seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak ada yang mengalami cedera. "Seluruh korban dalam kondisi aman dan tidak ada yang cedera. Situasi saat ini sudah dapat ditangani Tim Damkar dalam keadaan aman dan terkendali," tegas Gatot, menenangkan kekhawatiran publik.

Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dari tim penyelamat dalam menjaga keselamatan pelayaran, terutama di wilayah kepulauan yang padat aktivitas maritim seperti Kepulauan Seribu.