apabisa.com

Momen Langka di Istana: Prabowo Bakal Gelar Diskusi dengan SBY, JK, dan Jokowi Malam Ini!

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menggelar pertemuan penting dengan sejumlah mantan presiden dan wakil presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam, 3 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi sorotan publik mengingat kehadiran para tokoh bangsa dalam satu forum diskusi.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengonfirmasi kehadirannya. Melalui pesan WhatsApp kepada Tempo pada Selasa siang, Kalla menyatakan, “Insya Allah,” seraya menambahkan bahwa undangan tersebut tidak menyebutkan agenda spesifik.

Senada, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga akan memenuhi undangan Presiden Prabowo. Salah satu ajudan SBY membenarkan telah menerima undangan diskusi dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa acara tersebut bersifat diskusi, bukan seremonial. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, juga menegaskan SBY akan hadir jika diundang Presiden.

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga dipastikan akan hadir. Ajudan Jokowi, Ajun Komisaris Besar Syarif Muhammad Fitriansyah, mengonfirmasi penerimaan undangan melalui WhatsApp, menyebutkan pertemuan akan dimulai pukul 19.30 WIB.

Wakil Presiden ke-13, Ma'ruf Amin, dikabarkan juga menerima undangan serupa. Namun, kehadiran Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi belum memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi mengenai undangan Istana ini.

Agenda Diskusi dan Harapan

Meskipun Jusuf Kalla menyebut undangan tidak merinci agenda spesifik, ajudan SBY menegaskan format pertemuan adalah diskusi. Hal ini mengindikasikan adanya pembahasan isu-isu penting atau strategis antara Presiden Prabowo dengan para pendahulunya.

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar pemimpin bangsa, baik yang sedang menjabat maupun yang telah purnatugas, demi kemajuan Indonesia di masa depan.