Saturday, 14 March 2026 Tentang Kami Kontak
Beranda Politik Geger! Kepala Bakom RI Desak Penindakan Tegas Teror Air Kera...
Politik

Geger! Kepala Bakom RI Desak Penindakan Tegas Teror Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

- 10 Views 1 menit baca
Geger! Kepala Bakom RI Desak Penindakan Tegas Teror Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Jakarta, CNN Indonesia – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Angga Raka Prabowo, menyuarakan keprihatinan mendalam dan desakan penindakan tegas pasca insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Peristiwa naas ini terjadi pada Kamis (12/3) malam, memicu kecaman keras dari berbagai pihak.

Pemerintah Kecam Keras Tindakan Kekerasan

Dalam keterangan resminya pada Sabtu (14/3), Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak memiliki tempat dalam negara hukum dan harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. "Pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa yang menimpa Saudara Andrie Yunus. Kami mengecam keras setiap tindakan kekerasan terhadap siapa pun," ujar Angga.

Bakom RI juga berharap agar korban, Andrie Yunus, dapat segera memperoleh penanganan medis yang optimal dan pulih dari dampak peristiwa tersebut. Angga Raka menekankan pentingnya setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat secara damai dalam kehidupan demokrasi. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan tidak boleh dijawab dengan kekerasan.

Pemerintah juga mendesak pengusutan tuntas kasus teror air keras ini. Aparat penegak hukum diharapkan dapat mengusut secara profesional, transparan, dan tuntas guna memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi korban. "Setiap tindakan kekerasan harus diproses secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Pemerintah berharap proses penegakan hukum dapat berjalan dengan baik sehingga pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban," tambah Angga.

Ancaman Serius bagi Demokrasi dan HAM

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, juga telah bersuara lantang. Ia menegaskan bahwa serangan terhadap aktivis HAM merupakan pukulan telak bagi praktik demokrasi di Tanah Air. Yusril menyebut para aktivis yang bergerak dalam isu HAM sejatinya bekerja demi kepentingan masyarakat luas serta menjaga amanat konstitusi.

"Tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dari KontraS adalah serangan terhadap demokrasi itu sendiri. Aktivis HAM bekerja untuk kepentingan rakyat dan kepentingan negara, karena penegakan HAM dan demokrasi merupakan amanat konstitusi," kata Yusril melalui keterangan tertulisnya pada Jumat (13/3).

Yusril juga menambahkan pentingnya menjunjung tinggi prinsip menghormati perbedaan dan keragaman dalam demokrasi. "Menyerang aktivis demokrasi dan HAM, meskipun berbeda pendapat dengan mereka, tetap tidak dapat dibenarkan. Dalam demokrasi setiap orang hendaknya berpegang pada prinsip menghormati perbedaan dan keragaman karena semua berbuat untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi," pungkasnya.

IKLAN