Wednesday, 11 March 2026 Tentang Kami Kontak
Beranda Teknologi Ini faktor penyebab dan mencegah baterai lithium bisa meleda...
Teknologi

Ini faktor penyebab dan mencegah baterai lithium bisa meledak 

- 14 Views 5 menit baca
Ini faktor penyebab dan mencegah baterai lithium bisa meledak 
Ini faktor penyebab dan mencegah baterai lithium bisa meledak  - ANTARA News ANTARA Tekno Ini faktor penyebab dan mencegah baterai lithium bisa meledak  Ini faktor penyebab dan mencegah baterai lithium bisa meledak  Jumat, 12 Desember 2025 07:22 WIB waktu baca 3 menit Pemilik industri rumahan baterai kendaraan listrik, Danu menunjukkan produk baterai lithium buatannya di toko kawasan Cempaka Putih, Jakarta, Jumat (1/12/2023). ANTARA FOTO/M Riezko Bima Elko Prasetyo/wpa/nym. (ANTARA FOTO/M RIEZKO BIMA ELKO PRASETYO) Jakarta (ANTARA) - Sebuah insiden kebakaran terjadi di gedung milik PT Terra Drone Indonesia yang berlokasi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12).Kepolisian Resor Jakarta Pusat (Polres Jakpus) menduga bahwa penyebab kebakaran tersebut ialah karena baterai drone yang terbakar di lantai satu. Baterai tersebut diduga berjenis lithium.“Pada sekitar pukul 12.30 WIB memang ada baterai di lantai satu yang terbakar,” ujar Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro selaku Kepala Polres (Kapolres) Metro Jakarta Pusat pada Selasa di Jakarta.Ia juga menyatakan bahwa karyawan sempat mencoba memadamkannya. Namun, upaya tersebut gagal karena lantai satu merupakan tempat penyimpanan, sehingga api cepat menjalar ke area lantai lainnya.Baca juga: China lakukan revolusi baterai "solid-state" generasi baru Lantas, apa faktor penyebab baterai lithium bisa meledak?Baterai lithium umumnya digunakan pada ponsel, laptop, power bank, skuter dan mobil listrik, hingga drone.Baterai ini dikenal efisien, ringan, dan mampu menyimpan energi yang besar. Namun, teknologi tersebut juga memiliki sisi risiko.Penyebab utama baterai lithium meledak adalah adanya thermal runaway, yaitu kondisi ketika suhu di dalam baterai meningkat tak terkendali.Kenaikan suhu ini memicu reaksi kimia berantai yang menghasilkan panas lebih besar, merusak elektrolit, dan membentuk gas bertekanan tinggi. Jika tekanan tidak dapat ditahan cangkang baterai, ledakan atau kebakaran bisa terjadi. Untuk selengkapnya, berikut beberapa faktor yang dapat memicu thermal runaway.1. Pengisian dan pengosongan daya berlebihOvercharge atau mengisi baterai melebihi batas tegangan, dapat menyebabkan panas berlebih dan merusak struktur internal baterai. Begitu juga dengan penggunaan pengisi daya tidak standar yang dapat menonaktifkan fitur keamanan perangkat.Sebaliknya, overdischarge atau mengosongkan baterai hingga terlalu rendah juga bisa memicu reaksi kimia yang tidak stabil. Kedua kondisi ini pun dapat meningkatkan risiko thermal runaway.Baca juga: Baterai iPhone meledak setelah digigit2. Kerusakan fisik Insiden seperti terjatuh, bocor, tertekan, atau menusuk baterai juga dapat menimbulkan korsleting internal, yang pada akhirnya memicu peningkatan suhu drastis dan terjadi thermal runaway.3. Cacat produksiWalaupun berkualitas baik, baterai juga bisa memiliki cacat produksi yang tersembunyi, seperti segel yang kurang rapat atau pemisah anoda-katoda yang rusak. Cacat seperti ini dapat memicu korsleting dan menjadi sumber kebakaran.4. Paparan suhu tinggiSuhu yang ekstrem, seperti ditinggalkan di dalam mobil yang panas atau terkena sinar matahari langsung, dapat meningkatkan suhu internal baterai melampaui batas aman. Paparan ini mempercepat kerusakan kimia dan dapat mengakibatkan baterai terbakar. Baca juga: Baterai diduga penyebab Note 7 meledakTips mencegah ledakan baterai lithiumMeskipun memiliki risiko, baterai lithium tetap aman digunakan selama dirawat dan digunakan dengan benar. Berikut langkah pencegahannya: Hindari overcharge dan overdischarge: Cabut perangkat setelah baterai penuh dan jangan biarkan baterai benar-benar kosong. Gunakan pengisi daya resmi: Selalu gunakan pengisi daya resmi dan kompatibel untuk mencegah tegangan dan panas berlebih. Lindungi dari kerusakan fisik: Gunakan casing pelindung dan hindari menaruh perangkat di tempat yang mudah tertekan atau terbentur. Jaga suhu baterai: Jangan gunakan perangkat saat terasa sangat panas, dan hindari paparan sinar matahari langsung. Ganti baterai yang sudah lama: Baterai juga bisa menurun kualitasnya seiring waktu. Jika mulai boros atau menimbulkan gejala tidak normal, lebih baik pertimbangkan untuk mengganti baterai. Simpan di tempat yang aman: Usahakan untuk menyimpan baterai litium dalam wadah tahan api untuk meminimalkan risiko kebakaran, dan pastikan lingkungan penyimpanannya sejuk serta stabil, jauh dari panas atau sinar matahari langsung. Karena suhu yang tinggi dapat mempercepat penuaan dan kerusakan baterai. Periksa baterai secara berkala: Jika baterai mulai menggembung, bocor, atau berubah bentuk, alangkah lebih baik menghentikan penggunaan dan ganti baterai yang baru.Baca juga: Samsung pertimbangkan tarik Galaxy Note 7 akibat masalah bateraiPewarta: Putri Atika ChairuliaEditor: Suryanto Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. baterai lithiumfaktor penyebab baterai meledakcara mencegah baterai meledakbaterai drone Komentar Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE. Berita Terkait Pemasok Hyundai, Gangfeng Lithium, mulai produksi baterai 650 Wh/kg 20 Februari 2026 Jalur kereta China-Laos dorong ekspor "trio baru" ke Asia Tenggara 14 Februari 2026 China gelar eksperimen baterai lithium-ion di stasiun luar angkasa 8 Januari 2026 Pemasok bahan baterai lithium China umumkan kenaikan harga 15 Desember 2025 Video Dua sisi peran lithium di era teknologi masa kini 14 Desember 2025 China luncurkan teknologi keselamatan pengangkutan baterai lithium 26 November 2025 KEK Industropolis Batang sebut LBM Energi berinvestasi Rp1,5 triliun 11 September 2025 Bahlil ungkap rencana impor litium Australia untuk industri baterai EV 5 Agustus 2025 China lakukan revolusi baterai "solid-state" generasi baru 21 April 2025 Rekomendasi lain Apa hukuman bagi pengguna dan pengedar tembakau sintetis di Indonesia? 17 Mei 2025 Cara membuat jamu kunyit asam, beras kencur, temulawak 8 Agustus 2024 Bolehkah kredit motor dalam ajaran Islam? 15 Agustus 2024 Cara menghitung persen di kalkulator ponsel, mudah dipahami 20 Agustus 2024 Mengenal ular weling, "pembunuh senyap" yang tewaskan bocah Pekalongan 21 Juli 2025 Syarat dan biaya untuk memperpanjang SKCK 20 Agustus 2024 Lirik dan makna lagu "Somebody's Pleasure" oleh Aziz Hedra 8 September 2024 Jadwal dan niat Puasa Rajab 1446 Hijriah dalam Arab dan latin 31 Desember 2024 Cara potong kuku sesuai sunah 23 Juli 2024
IKLAN