JAKARTA – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mengambil langkah strategis dengan menurunkan harga pakan ternak menjelang perayaan Idul Fitri. Kebijakan ini diharapkan menjadi angin segar bagi para peternak dan konsumen, dengan tujuan utama menekan biaya produksi serta menjaga stabilitas harga produk unggas di pasaran.
JAPFA Dukung Efisiensi Peternak dan Stabilitas Harga
Arif Widjaja, COO Poultry JAPFA, menjelaskan bahwa penyesuaian harga pakan merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung stabilitas industri perunggasan nasional. "Untuk melindungi konsumen dan peternak nasional, kami melakukan penyesuaian dengan menurunkan harga pakan," ujar Arif pada Selasa (10/3/2026), sesuai sumber asli.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi usaha peternak, memastikan pasokan ayam tetap terjaga, dan pada akhirnya memungkinkan masyarakat memperoleh produk unggas dengan harga yang lebih stabil, terutama menjelang momen Lebaran yang kerap memicu kenaikan permintaan.
JAPFA juga menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. Penyesuaian harga secara berkala akan terus dilakukan guna mendukung efisiensi produksi peternak, memberikan ruang bagi mereka untuk menjaga biaya produksi di tengah lonjakan permintaan daging ayam pada hari besar keagamaan.
Melalui inisiatif ini, JAPFA berupaya mencapai keseimbangan antara keberlanjutan usaha peternak, stabilitas industri perunggasan, dan keterjangkauan harga produk unggas bagi masyarakat sepanjang bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Respon Positif dari Kementerian Pertanian
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menyambut baik tren penurunan harga pakan ini. Menurutnya, ini adalah perkembangan positif yang signifikan bagi sektor perunggasan nasional.
"Penyesuaian harga pakan di tingkat industri diharapkan dapat membantu menekan biaya produksi peternak sehingga usaha peternakan menjadi lebih efisien dan stabilitas harga produk peternakan di pasar tetap terjaga," kata Agung.
Langkah JAPFA ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku industri lainnya untuk bersama-sama menjaga ekosistem perunggasan yang sehat, memastikan ketersediaan pasokan, dan harga yang wajar bagi seluruh lapisan masyarakat.