DONGGALA, REPUBLIKA.CO.ID -- Kabar gembira bagi para pemudik yang akan melintasi Pulau Sulawesi. Jalan Nasional Trans Sulawesi yang melintasi Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, kini telah selesai direhabilitasi secara menyeluruh dan dinyatakan siap untuk menyambut puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Rehabilitasi infrastruktur jalan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pelintas, khususnya menjelang musim mudik Lebaran yang diperkirakan akan ramai pada tahun 2026 mendatang.
Rehabilitasi Rampung, Perjalanan Lebih Singkat
Pekerjaan rehabilitasi jalan nasional Trans Sulawesi ini telah dirampungkan, termasuk pada ruas jalan yang membelah perbukitan. Seperti yang terlihat pada Ahad (8/3/2026), kendaraan sudah dapat melintasi jalan yang telah direhabilitasi di Desa Ganti, Kabupaten Donggala.
Salah satu manfaat signifikan dari perbaikan ini adalah pemangkasan waktu tempuh. Jalan yang menghubungkan Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Barat (Sulbar), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) ini kini dapat ditempuh dengan waktu yang lebih singkat hingga satu jam. Hal ini tentu akan sangat membantu para pemudik yang ingin tiba di kampung halaman lebih cepat dan terhindar dari kelelahan.
Titik-titik perbaikan juga terlihat di beberapa lokasi, seperti di Desa Loli, Kabupaten Donggala, di mana para pekerja terlihat meratakan jalan yang baru diaspal. Pengerjaan yang cermat ini diharapkan dapat memastikan kualitas jalan yang prima dan tahan lama.
Dampak Positif bagi Konektivitas Regional
Jalan Nasional Trans Sulawesi memiliki peran krusial sebagai urat nadi konektivitas antarprovinsi di Pulau Sulawesi. Dengan kondisi jalan yang mulus dan nyaman, diharapkan akan ada dampak positif yang meluas, antara lain:
- Peningkatan Keamanan: Permukaan jalan yang rata dan bebas lubang mengurangi risiko kecelakaan.
- Efisiensi Waktu: Pengurangan waktu tempuh memberikan keuntungan bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
- Peningkatan Ekonomi Lokal: Aksesibilitas yang lebih baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui.
- Kenyamanan Pemudik: Menjadikan pengalaman mudik lebih menyenangkan dan tidak melelahkan.
Dengan selesainya rehabilitasi ini, pemerintah berharap para pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman saat merayakan Idul Fitri 1447 H bersama keluarga di kampung halaman.