Beranda Politik Lebaran 2026 Lancar Jaya! Tol Bawen-Yogya Fungsional H-10, B...
Politik

Lebaran 2026 Lancar Jaya! Tol Bawen-Yogya Fungsional H-10, Bye Bye Macet Bawen!

- 12 Views 1 menit baca
Lebaran 2026 Lancar Jaya! Tol Bawen-Yogya Fungsional H-10, Bye Bye Macet Bawen!

SEMARANG (ANTARA) – Kabar gembira bagi para pemudik! Jalur Tol Bawen-Yogyakarta dipastikan akan beroperasi secara fungsional mulai H-10 Lebaran tahun 2026. Pembukaan sebagian ruas tol ini diharapkan mampu menjadi solusi ampuh mengurai kemacetan parah yang kerap terjadi di Simpang Bawen, Jawa Tengah.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta, Moch Iqbal Tamher, mengungkapkan bahwa pemudik yang menuju Magelang atau jalur tengah kini memiliki opsi baru. “Jadi, pemudik yang menuju Magelang ataupun menuju jalur tengah bisa langsung keluarnya di Ambarawa tanpa keluar dari Bawen,” jelas Iqbal saat dikonfirmasi di Semarang pada Senin, 2 Maret 2026.

Difungsionalkannya jalur Tol Bawen-Yogyakarta dengan pintu keluar Ambarawa ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi penumpukan kendaraan di Simpang Bawen. Selama ini, Simpang Bawen dikenal sebagai titik temu arus kendaraan dari berbagai arah, termasuk dari Tol Bawen, yang menyebabkan kemacetan lalu lintas yang signifikan, terutama saat musim mudik Lebaran.

Pihak BBPJN Jateng-DIY telah berkoordinasi intensif dengan Korlantas Polri serta pengelola proyek pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta. Kolaborasi ini bertujuan agar ruas tol fungsional tersebut dapat menjadi alternatif yang efektif bagi para pemudik yang menggunakan jalur tol, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan efisien.

Meskipun demikian, Moch Iqbal Tamher juga menambahkan bahwa progres keseluruhan pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta masih membutuhkan waktu yang lebih lama. Khususnya untuk segmen wilayah Magelang hingga Seksi 4 dan Seksi 5, yang mencakup daerah Magelang sampai Jambu, target penyelesaiannya masih diproyeksikan pada tahun 2028 atau 2029.

“Untuk progres Tol Bawen–Yogya ini memang masih lama, khususnya di segmen daerah Magelang menuju Seksi 4 ataupun Seksi 5. Itu daerah Magelang sampai Jambu karena wilayah pegunungan. Targetnya masih di 2028 ataupun 2029,” pungkasnya. Kendala geografis berupa kawasan pegunungan menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi kecepatan pengerjaan jalur tol di segmen tersebut.

IKLAN