YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengambil langkah proaktif guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sebanyak 12 kereta api (KA) tambahan resmi dioperasikan untuk mendukung periode Angkutan Lebaran tahun depan, yang diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang signifikan.
Penambahan armada ini merupakan bagian dari strategi KAI Daop 6 untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman atau berwisata, khususnya menuju atau dari wilayah Yogyakarta.
Detail Penambahan Armada dan Jadwal Operasi
Dua belas KA tambahan tersebut akan mulai beroperasi selama 22 hari penuh, terhitung sejak tanggal 11 Maret hingga 1 April 2026. Periode ini mencakup masa puncak arus mudik dan balik Lebaran, memastikan kapasitas angkut yang memadai bagi seluruh calon penumpang.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap pola perjalanan dan proyeksi jumlah penumpang pada musim Lebaran sebelumnya. Dengan adanya kereta tambahan, diharapkan antrean pembelian tiket dapat diminimalisir dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jadwal perjalanan yang sesuai.
Stasiun-stasiun utama di wilayah Daop 6 Yogyakarta, seperti Stasiun Lempuyangan, diproyeksikan akan menjadi titik sentral aktivitas penumpang. Penumpang diimbau untuk memantau informasi terkait jadwal dan ketersediaan tiket melalui saluran resmi KAI.
Kesiapan KAI Daop 6 Hadapi Lonjakan Penumpang
Manajemen KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dan pengalaman perjalanan yang aman serta nyaman selama masa Angkutan Lebaran 2026. Selain penambahan kereta, berbagai aspek lain juga menjadi fokus utama, meliputi:
- Peningkatan Keamanan: Penambahan personel keamanan serta pengawasan ketat di stasiun dan dalam perjalanan kereta api untuk menjamin keselamatan penumpang.
- Kesiapan Sarana dan Prasarana: Pemeriksaan dan perawatan berkala pada lokomotif, gerbong, serta jalur rel untuk memastikan kondisi prima.
- Pelayanan Prima: Penyediaan petugas tambahan di stasiun untuk membantu pelayanan informasi, penanganan bagasi, dan kelancaran operasional.
- Koordinasi Antar Instansi: Kolaborasi dengan pihak terkait seperti kepolisian, dinas perhubungan, dan otoritas kesehatan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Angkutan Lebaran.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat meminimalisir potensi penumpukan penumpang dan memastikan setiap perjalanan berjalan sesuai rencana. KAI Daop 6 Yogyakarta mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka jauh-jauh hari dan membeli tiket melalui aplikasi KAI Access atau mitra resmi lainnya.