NAGAN RAYA – Empat bulan setelah bencana banjir bandang melanda, ratusan masyarakat korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, masih harus menjalani aktivitas harian mereka dalam kegelapan. Ironisnya, kondisi tanpa penerangan listrik ini berlanjut hingga memasuki hari ke-17 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, memaksa mereka berbuka puasa dan sahur hanya dengan cahaya seadanya.
Banjir bandang yang menghantam kawasan tersebut pada akhir November 2025 telah melumpuhkan infrastruktur kelistrikan, dan hingga kini belum ada perbaikan signifikan yang mengembalikan pasokan listrik ke permukiman pengungsian.
Sahur dan Berbuka dalam Gelap Gulita
Samsuardi, seorang warga Beutong Ateuh Banggalang, mengungkapkan keprihatinannya pada Jumat malam (6/3/2026). "Tidak hanya pascabanjir, memasuki hari ke-17 bulan suci Ramadhan, kami bersama masyarakat makan sahur dan berbuka puasa dalam kondisi gelap. Hanya penerangan seadanya yang ada," ujarnya.
Kondisi ini memaksa para pengungsi yang tinggal di tenda darurat untuk bergantung pada penerangan tradisional seperti lilin dan lampu panyet – sejenis lampu yang dinyalakan menggunakan api – untuk menerangi sahur dan berbuka puasa. Sebuah pemandangan yang memilukan di tengah kekhusyukan bulan Ramadhan.
Dampak Terhadap Ibadah dan Kehidupan Sosial
Samsuardi menegaskan bahwa penerangan adalah kebutuhan dasar yang sangat vital, terlebih di bulan suci Ramadhan. Bukan hanya untuk makan sahur dan berbuka, tetapi juga untuk menunjang ibadah yang lebih khusyuk.
"Coba dibayangkan bagaimana nasib masyarakat berbuka dan makan sahur dalam gelap gulita di tenda pengungsian, apalagi bagi warga yang tinggal jauh dari tetangga," tambahnya, menggambarkan betapa sulitnya situasi ini, terutama bagi mereka yang terisolasi.
Kondisi ini menyoroti kebutuhan mendesak akan perhatian dari pihak berwenang untuk segera memulihkan akses listrik bagi masyarakat terdampak banjir di Nagan Raya, agar mereka dapat menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari dengan lebih layak, terutama di momen penting seperti bulan Ramadhan.