Wednesday, 11 March 2026 Tentang Kami Kontak
Beranda Nasional India Kuasai Teknologi Pertahanan!
Nasional

India Kuasai Teknologi Pertahanan!

- 17 Views 5 menit baca
India Kuasai Teknologi Pertahanan!
Menyaksikan Kemajuan Industri Pertahanan India di Bengaluru | Republika Online   Advertisement Nasional Pendidikan Sport Internasional UBSI Telko Highlight Hijri 14 Ramadhan 1447 WIB Shubuh 04:42 WIB Dhuhur 12:08 WIB Ashar 15:09 WIB Maghrib 18:14 WIB Isya 19:23 WIB | Selasa, 14 Ramadhan 1447 Advertisement Home > News > Internasional Selasa 03 Mar 2026 10:54 WIB Menyaksikan Kemajuan Industri Pertahanan India di Bengaluru Indhan pemerintah dan swasta menyuplai kebutuhan Angkatan Bersenjata India. Red: Erik Purnama Putra Foto: Republika/Erik Purnama Putra Senjata produksi SSS Defence di Bengaluru, India REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Erik Purnama Putra dari Bengaluru, India Industri pertahanan (indhan) India saat ini dalam fase berkembang pesat. Republika belum lama ini berkesempatan mengunjungi setidaknya empat indhan di Kota Bengaluru, negara bagian Karnataka, India. Dapat disimpulkan, baik indhan milik pemerintah dan swasta sama-sama berkompetisi menyuplai semua kebutuhan pertahanan nasional. Baca Juga AL India Promosikan Persahabatan dan Unjuk Gigi Modernisasi Kapal Perang Latihan Agni Varsha, AD India Integrasikan Teknologi Canggih Vayu Shakti 2026, Cara AU India Unjuk Kekuatan di Perbatasan Pakistan Bengaluru menjadi hub kemajuan teknologi India. Mereka berusaha menyediakan pasokan dalam negeri bagi kebutuhan Angkatan Bersenjata India dalam merespons perkembangan global. India berusaha mandiri di bidang pertahanan. Saat mengunjungi Bharat Electronics Limited (BEL), Republika dan puluhan jurnalis internasional diajak melihat langsung sejumlah produk yang dihasilkan untuk menyuplai kebutuhan militer. Bahkan, BEL menyumbang sejumlah komponen penting dalam produksi Kapal Induk INS Vikran (R 11). Direktur Eksekutif BEL, K Kumar, menyebut, perusahaannya menjadi mitra strategis bagi Angkatan Bersenjata India. Dia juga menggambarkan, BEL seperti aset nasional yang menjadi mitra perusahaan skala global, seperti Boeing dan Safran. "Pertumbuhan kami berlandaskan pada inovasi berkelanjutan dan kemitraan yang terpercaya," kata Kumar kepada para jurnalis. Pensiunan Angkatan Laut India (Indian Navy) ini mencontohkan, BEL mampu menciptakan sistem radar militer, sistem komunikasi taktis dan strategis, sistem radar pantai, serta fasilitas manufaktur presisi canggih. Tidak ketinggalan, teknologi drone, termasuk kamikaze ikut dikembangkan. Belum lagi, suplai platform berteknologi tinggi dalam pembangunan INS Vikran yang merupakan kapal induk pertama buatan dalam negeri semakin menahbiskan BEL sebagai pemain utama penydiakan teknologi di India. Kumar menegaskan, semua pencapaian itu menunjukkan kemandirian India semakin meningkat dalam teknologi pertahanan canggih. Sementara itu, kunjungan juga dilakukan ke SSS Defence yang berlokasi di KIADB Industrial Area, Jigani Hobli, Bengaluru. Perusahaan swasta ini fokus mendesain, memproduksi, menguji, dan mensertifikasi sistem senjatanya sepenuhnya secara internal. Uniknya, semua jurnalis diajak menjajal senapan sniper berbagai jenis yang digunakan pasukan khusus Angkatan Bersenjata India. Sebelum diajak menembak menggunakan senapan sniper dengan target 50 meter, Republika berkesempatan melihat suasana produksi di sebuah pergudangan. Menariknya, terdapat empat pekerja perempuan berpakaian sari duduk berjejer, yang menjadi bagian proses produksi senjata. Kemudian, dipajang sejumlah senjata dipajang dan mendapatkan paparan dari petinggi perusahaan, kemudian peserta diajak menuju ruang bawah tanah. Di sinilah, sejumlah senjata bisa dicoba untuk membidik target. Di antaranya, 338 Saber, 308 Viper, T72 Viper DMR, hingga Raptor 300 Blackout. Semua senjata itu bisa dicoba peserta dengan tentu didampingi petugas. Selain itu, SSS Defence juga memproduksi senapan otomatis, pistol, amunisi berbagai kaliber, hingga peredam. CEO SSS Defence Vivek Krishnan menjelaskan, senapan sniper, senapan serbu, senapan mesin ringan, hingga amunisi, peredam, dan optik senjata, merupakan hasil rancangan perusahaannya. Dia menyoroti, India sebenarnya memiliki sejarah produksi senjata swasta yang kuat. Vivek menyatakan, reformasi kebijakan di India sejak 2016 telah membuka pintu bagi partisipasi sektor swasta. Alhasil, SSS Defence bisa mengekspor sejumlah senjata ke berbagai negara, termasuk Armenia sembari menjajaki transfer teknologi. "Dengan mengendalikan pasokan senjata dan amunisi, kami memperkuat keandalan operasional bagi pelanggan kami," ujar Krishnan.   Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika Advertisement sss defence astrome technologies bharat electronics limited industri pertahanan india angkatan bersenjata india kapal induk ins vikran Berita Terkait News - 26 February 2026, 01:10 AL India Promosikan Persahabatan dan Unjuk Gigi Modernisasi Kapal Perang Internasional - 20 June 2023, 19:44 Modi ke AS Demi Perkuat Industri Pertahanan dan Transfer Teknologi Nasional - 01 June 2016, 01:42 TNI Jalin Kerja Sama‬ ‬dengan Angkatan Bersenjata India Berita Lainnya Khazanah - Senin , 02 Mar 2026, 16:00 WIB Ibadah Puasa Umat Terdahulu Khazanah - Senin , 02 Mar 2026, 10:26 WIB Senarai Peristiwa Sejarah pada Bulan Ramadhan Khazanah - Ahad , 01 Mar 2026, 16:27 WIB Isyarat Akhir Zaman, Konspirasi Bangsa-Bangsa Menyerang Dunia Islam Khazanah - Ahad , 01 Mar 2026, 12:36 WIB Ramadhan dalam Analogi Tuan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Khazanah - Ahad , 01 Mar 2026, 01:09 WIB Israel Serang Iran, Jejak Perang Besar di Bulan Ramadhan Advertisement Terpopuler 1 Petinggi Rusia Ungkap Kesalahan Besar AS Membunuh Ayatollah Ali Khamenei, Singgung Perang Dunia 2 Ali Larijani: Iran Siap untuk Perang Jangka Panjang 3 IRGC Pastikan Musuh Iran tak Bakal Hidup Tenang Setelah Khamenei Wafat 4 Ini Kekhawatiran Pakar Jika Indonesia Tetap di BoP Saat Amerika-Israel Menyerang Iran 5 Pemerintah China Benarkan Ada Warganya yang Tewas di Iran akibat Serangan AS-Israel 6 OTT Ramadhan, KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq 7 Bantah Pidanakan Pengunggah Menu MBG, Kepala BGN: Saya Malah Senang Orang Mem-posting Advertisement Rekomendasi Terkini News Selasa , 03 Mar 2026, 10:54 WIB PSSI Akselerasi Penambahan SDM Pelatih: 2.500 Peserta di Jabar Siap Pecahkan Rekor MURI Selasa , 03 Mar 2026, 10:54 WIB Menyaksikan Kemajuan Industri Pertahanan India di Bengaluru Selasa , 03 Mar 2026, 10:47 WIB Menlu RI Sugiono Kontak Menlu Iran, Indonesia Tawarkan Jadi Mediator Perang Selasa , 03 Mar 2026, 10:46 WIB Ramadhan, Pesantren Kilat, dan Darurat Nurani Generasi Muda Selasa , 03 Mar 2026, 10:00 WIB Petinggi Rusia Ungkap Kesalahan Besar AS Membunuh Ayatollah Ali Khamenei, Singgung Perang Dunia Advertisement Aiman & Aisha Sahabat Belajar Agama Islam Berbasis AI
IKLAN